Cakap-cakap, agaknya le kalau sigadis ni kawin dengan boyfriendnya
Selasa, 19 Jun 2018
Penipu
Cakap-cakap, agaknya le kalau sigadis ni kawin dengan boyfriendnya
Wasiat Al-Quran
23. Dan Tuhan Mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah salain Dia dan hendaklah kamu bebuat baik pada ibubapa mu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pilaharanmu maka sekali-sekali janganlah kamau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
24. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah “Wahai Tuhan Ku Kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.
25. Tuhanmu lebih mengatahui apa yang ada dalam hatimu; Jika kamu orang-orang yang baik. Maka sesungguhnya Dia maha pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.
Al Isra’a
Kerelaan Allah adalah kerelaan kedua orang tua, dan kemurkaan Allah juga didalam kemurkaan kedua orang tua.
At. Tirmizi
Ahad, 6 Mei 2018
Ramadhan nak mai
*Sebentar Lagi, Jangan Sampai Menyesal*
Pada suatu masa, Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya hendak berangkat menaklukkan suatu daerah. Pagi hari sebelum berangkat, Iskandar Zulkarnain berpesan kepada pasukannya:
"Dalam perjalanan, nanti malam kita akan melintasi sungai. Ambillah apa pun yang terinjak yang ada di sungai itu."
Ketika malam gelap tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain melintasi sungai,
ada 3 golongan prajurit. Golongan yang pertama tidak mengambil apa pun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu.
Golongan yang kedua mengambil alakadarnya yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah raja.
Yang ketiga mengambil sebanyak-banyaknya yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh dan kepayahan meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan.
Setelah melanjutkan perjalanan dan tiba pagi hari, Iskandar Zulkarnain bertanya kepada pasukannya, apa yang kalian dapatkan semalam? Ketika para prajurit memeriksa tasnya, ternyata isinya intan berlian.
Prajurit yang tidak mengambil apa-apa sangat menyesalinya.
Prajurit yang mengambil ala kadarnya ada perasaan senang bercampur penyesalan.
Prajurit yang sungguh-sungguh mengambil merasa sangat bahagia.
Cerita tersebut dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka.
Kita akan melewati Ramadhan.
Di dalamnya banyak sekali keberkahan.
Dan kita memiliki 3 pilihan.
1. Melewati Ramadhan tanpa mengambil keberkahannya sedikit pun.
2. Melewati Ramadhan dengan mengambil keberkahan ala kadarnya.
Atau
3. Melewati Ramadhan dengan bersungguh-sungguh mengambil keberkahannya, yaitu dengan cara memperbanyak ibadah dan amal kebaikan lainnya.
Ramadhan Kariim, semoga kita Dapat Bertemu lagi dengan Ramadhon tahun Ini dan kita termasuk golongan yg mendapat maghfiroh, rahmah dan keberkahan Ramadhan 1439 H yang tinggal 2 minggu lagi....
Aamiin yaa robbal aalamiin...

